Home Artikel Agama dan Kebahagiaan, Dialog Para Ulama dengan Pemuka Agama Non-Muslim

Agama dan Kebahagiaan, Dialog Para Ulama dengan Pemuka Agama Non-Muslim

6
0

Akhir-akhir ini, terutama sejak era digital begitu akrab dalam kehidupan kita sehari-hari, perilaku keberagamaan seseorang seringkali mengkhawatirkan dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya sikap saling merendahkan dan melecehkan sesama pemeluk agama. Hal ini tentu saja menjadi  perhatian dan keprihatinan bersama para ulama dan pemimpin majelis agama lainnya. Lebih-lebih, beragama–bagi sebagian kelompok yang antipati terhadap peran agama [baca: ateis]– dianggap tidak membawa kebahagiaan bagi penganutnya. Apakah betul demikian? Adakah sejatinya korelasi antara agama dengan kebahagiaan seseorang?

DSCF3140Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang hendak digali dan didiskusikan oleh tokoh-tokoh lintas agama dalam  Dialog & Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Agama Tingkat Provinsi DKI Jakarta pada Rabu, 15 Juni 2016 lalu di Ruang Audio-Visual, Jakarta Islamic Centre, Jakarta.  Acara yang terselenggara berkat kerjasama MUI DKI Jakarta, FKUB, dan Jakarta Islamic Centre ini terbilang sukses dan meriah. Hadir sejumlah ulama, tokoh-tokoh perwakilan 5 agama, para pemangku kebijakan provinsi serta perwakilan ormas-ormas keagamaan. Seperti KH. Zulva Musthafa [MUI DKI Jakarta], KH. A. Shodri [Ketua JIC], Dr. Syaifullah [Sekda DKI Jakarta] dan banyak lagi yang lainnya.

Dalam sambutannya, KH. Syafii Mufid, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama [FKUB], sempat melontarkan beberapa data dan riset dari Harvard University bahwa persentase orang yang percaya  agama membawa kebahagiaan itu lebih besar ketimbang yang tidak. Karena itu, peran agama sangat penting dalam memperkuat ruhani dan  membangun relasi sosial.       Hal senada juga disampaikan oleh para tokoh-tokoh pemuka agama lainnya. Karena itulah, para ulama dan tokoh agama lainnya menilai bahwa forum seperti ini bisa menjadi agenda rutin untuk mensyiarkan bahwa agama itu membawa keberkahan dan kebahagiaan buat umat manusia. [muaz/foto: taufik]