Ragam articles

Menengok Islam di Kota Siam Reap, Kamboja

Menengok Islam di Kota Siam Reap, Kamboja

Jika anda berkunjung ke Kamboja, sempatkanlah berkunjung ke Siam Reap. Di kota ini, anda akan menemukan saudara-saudari se-Muslim kita yang hidup berdampingan dengan warga Kamboja yang rata-rata menganut Budha. Siam Reap memang kota yang kecil, namun di kota inilah –menurut para pelancong–gerbang awal untuk menyingkap sejarah purbakala kota Angkor zaman dahulu yang masyhur itu. Kota

The 1st International Conference on Fatwa and Contemporary Issues

About Conference It is our pleasure to inform that the Association of Lecturers of Islamic religious education Indonesia in cooperation with Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta (Indonesian Council of Ulama Jakarta Province), would hold an international conference on ‘Fatwa and Contemporary Issues” on 20-22  July 2018 in Jakarta Indonesia.   Fatwa is the result

Kenapa Warga Betawi Lekat dengan Islam?

Fakta sebagian besar orang Betawi itu muslim agaknya bukan rahasia lagi, sesuatu yang tidak bisa dipungkiri. Memang, sebagian kecil ada yang bukan muslim, seperti komunitas Betawi Tugu di Tanjung Priuk, komunitas Betawi Kampung Sawah di Pondok Gede, dan komunitas Betawi “Belanda-Depok” di Depok yang rata-rata non-muslim alias nasrani. Susan Blackburn—penulis, peneliti plus akademisi yang concern

Saat Ulama 16 Negara Berbincang Seputar Dakwah Ibukota

Inilah sejumlah momen yang tertangkap kamera redaksi laman muidkijakarta.or.id ketika ulama-ulama dari 16 negara menyampaikan ceramahnya pada acara Jakarta International Islamic Conference, Jakarta, 29 November-1 Desember 2016 lalu . Para tokoh Muslim tersebut berbagi ilmu, berbagi pengalaman, dan berbagi informasi seputar dakwah di negaranya masing-masing. Di luar acara resmi, mereka pun masih menyempatkan berdiskusi, baik

Prof. Dr. Yahya M. Michot Akan Hadir di Konferensi Internasional MUI DKI

Syekh kelahiran Belgia tahun 1952 ini sejak September 2008 menjadi profesor Islamic Studies and Christian-Muslim Relations (Kajian Keislaman dan Relasi Muslim-Kristen) di Hartford Seminary, Connecticut, Amerika Serikat. Di lembaga tersebut, ia juga menjadi editor Jurnal “The Muslim World”. Pengalamannya di dunia akademik, baik sebagai pengajar maupun peneliti, sangat beragam. Antara lain, dari tahun 1983 hingga

Hadis-Hadis Palsu di Ramadhan (4)

Hadis palsu keempat, kelebihan shalat tarawih dari malam pertama sampai malam ketiga puluh di bulan Ramadhan. Hadis palsu ini dapat ditemukan di kitab Durratun Nashihin halaman 18-19. Hadis ini diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib r.a. yang dia berkata bahwa Nabi SAW pernah ditanya orang tentang kelebihan shalat tarawih di bulan Ramadhan, maka Nabi SAW

Hadis-Hadis Palsu di Ramadhan (3)

Hadis palsu ketiga, orang yang berpuasa itu tetap dalam ibadah meskipun dia tidur di atas kasurnya. Hadis ini  diriwayatkan oleh Dailami rahimahullah dalam kitab Musnad Firdaus lewat jalur Anâs bin Mâlik ra. dengan lafazh : الصَّائِمُ فِي عِبَادَةٍ وَإِنْ كَانَ نََائِمًا عَلَى فِرَاشِهِ “Orang yang berpuasa itu tetap dalam ibadah meskipun dia tidur di atas

Hadis-Hadis Palsu di Ramadhan (2)

Hadis palsu kedua, berandai-andai Ramadhan sepanjang tahun لَوْ يَعْلَمُ الْعِبَادُ مَا (فِي ) رَمَضَانَ لَتَمَنَّتْ أُمَّتِي أَنْ يَكُوْنَ السَّنَةُ كٌلَّهَا “Sekiranya manusia mengetahui apa yang ada pada buan Ramadhan, niscaya semua umatku berharap agar Ramadhan itu sepanjang tahun”. hadis ini palsu (maudhu’). Kepalsuan hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah rahimahullah, no. 1886 lewat jalur periwayatan

Hadis-Hadis Palsu di Ramadhan (1)

Di bulan Ramadhan, banyak  hadis-hadis palsu seputar Ramadhan yang disampaikan oleh para penceramah. Dikarenakan sering disampaikan, beberapa hadits palsu tersebut menjadi populer. Padahal,  hukuman bagi orang yang menyampaikan hadis palsu sangatlah berat. Rasulullah SAW bersabda:”, “Barang siapa yang sengaja berdusta atas namaku maka hendaklah ia mengambil tempat tinggalnya di neraka.” (HR. Bukhari juz 1 dan

Jejak Fatwa-Fatwa MUI

Bicara MUI, bicara fatwa. Keduanya tidak bisa terpisahkan. Keduanya begitu lekat di memori umat Islam Indonesia. Ya, memang, sejak berdiri pada tahun 1975, ciri khas itulah yang membuat masyhur MUI [Majelis Ulama Indonesia]. Meski, sejatinya, sebagai lembaga yang mewadahi ulama, zu’ama, dan cendekiawan Islam Indonesia, MUI memiliki  peran besar dan luas; bukan sekadar mengeluarkan fatwa,

Top