Home Berita Dai Harus Banyak Berdakwah di Komunitas

Dai Harus Banyak Berdakwah di Komunitas

8
0

Jakarta- Banyaknya komunitas-komunitas yang muncul di Jakarta, membuat para dai, terutama yang berada dalam koordinasi MUI DKI Jakarta, harus lebih banyak berdakwah di komunitas. Dikarenakan keguyuban yang kuat dari para anggota di sebuah komunitas, membuat pesan dakwah lebih cepat sampai, tepat sasaran, dan efisien. Dikarenakan dai tidak perlu mendatangi satu per satu orang untuk didakwahi melainkan cukup mendatangi satu komunitas dan materi dapat disesuaikan dengan ciri dari komunitas tersebut.

Hal ini menjadi konsen Komisi Dakwah MUI DKI Jakarta yang pada hari Selasa, 11 Agustus 2015 di Ruang Semanggi 2, Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengadakan Workshop Manajemen Dakwah Berbasis Komunitas. Narasumber dai workshop tersebut adalah Prof. Dr. H. Bambang Pranowo (Rektor Unma (Universitas Mathla`ul Anwar), Pandegelang, Banten) dan Prof. Dr. H. M. Yunan Yusuf, M.A (Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dengan moderator Dr. H. Usman Umar.  Acara dibuka oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta, K.H. Syarifuddin Abdul Ghani, MA.

Sebagai narasumber pertama, Prof.  Dr. Bambang Pranowo mengisahkan dirinya ketika melakukan dakwah di beberapa komunitas, terutama komunitas tapol PKI. Dari pengalamannya itu dia menyimpulkan bahwa dai  jika ingin sukses berdakwah di sebuah komunitas, maka ia harus memahami dan menguasai kultur dan tradisi yang terdapat di komunitas tersebut.

Sedangkan Prof. Dr. H. M. Yunan Yusuf, M.A mengulas tentang manajemen dari dakwah komunitas yang tidak terlepas dari POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Dai yang melalukan dakwah di komunitas harus mempunyai perencanaan (planning), kemampuan mengorganisir(organizing),  pelaksanaan kerja yang baik (actuating) dan kemampuan untuk mengontrol (controlling). Ia juga mengisahkan ketika diminta untuk berdakwah di komunitas para pensiunan.

Di akhir acara, K.H. Ma`arif Fuadi, dari Komisi Dakwah, memberikan penjelasan bahwa Komisi Dakwah MUI DKI Jakarta konsen dengan dakwah di komunitas dan akan menindaklanjuti kegiatan workshop ini sampai pada pembentukan Laboratorium Dakwah di MUI DKI Jakarta. *** (Rakhmad Zailani Kiki)