Home Ragam Hadis-Hadis Palsu di Ramadhan (2)

Hadis-Hadis Palsu di Ramadhan (2)

8
0

Hadis palsu kedua, berandai-andai Ramadhan sepanjang tahun

لَوْ يَعْلَمُ الْعِبَادُ مَا (فِي ) رَمَضَانَ لَتَمَنَّتْ أُمَّتِي أَنْ يَكُوْنَ السَّنَةُ كٌلَّهَا

“Sekiranya manusia mengetahui apa yang ada pada buan Ramadhan, niscaya semua umatku berharap agar Ramadhan itu sepanjang tahun”.

hadis ini palsu (maudhu’). Kepalsuan hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah rahimahullah, no. 1886 lewat jalur periwayatan Jarir bin Ayyub al Bajali, dari asy-Sya’bi dari Nafi’ bin Burdah, dari Abu Mas’ud al-Ghifari- ia mengatakan, “Suatu hari, aku mendengar Rasulullh SAW pernah bersabda , “(lalu beliau menyebutkan hadis di atas).

Imam Ibnul Jauzi rahimahullah membawakan hadis di atas dalam kitab beliau  al-Maudhuat, 2/189 lewat jalur periwayatan Jarir bin Ayyub al Bajali dari Sya’bi dari Nafi’ bin Burdah dan Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu . kemudian Imam Ibnul Jauzi rahimahullah mengatakan, “Hadis ini palsu (maudhu) dipalsukan atas nama Rasulullah SAW. Orang yang tertuduh telah memalsukan hadis ini adalah Jarir bin Ayyub.

Yahya rahimahullah mengatakan, “Orang-orang ini tidak ada apa-apanya (laisa bi syai-in).”

Fadhl bin Dukain rahimahullah mengatakan, “Dia termasuk orang yang biasa memalsukan hadis.”

An-Nasa’i dan Daru Quthni rahimahullah mengatakan, “Matruk (orang yang hadisnya tidak dianggap).’”

Imam Syaukani rahimahullah dalam kitab al-Fawâ-idul Majmû’ah Fil Ahaditsil Maudhu’ah, no. 254 mengomentari hadis di atas, “Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la rahimahullah lewat jalur Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu secara marfu. Hadis ini palsu  (maudhu). Kerusakannya ada pada Jarir bin Ayyub dan susunan lafazhnya merupakan susunan yang bisa dinilai oleh akal bahwa itu adalah hadis palsu.”

(Bersambung)

(Rakhmad Zailani Kiki, dari pelbagai sumber)