Jalin Ukhuwah, Raih Mardhatillah !
The news is by your side.

Ini Kata MUI Soal Larangan Kurban Dekat Venue Equestrian

0

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan kebijakan larangan penyembelihan hewan kurban di 35 masjid yang berdekatan dengan Venue Equestrian atau pacuan kuda, Pulomas, Jakarta Timur.

Terkait larangan tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai Gubernur Anies atau Pemprov DKI tak asal mengeluarkan kebijakan. Tapi ada pertimbangan tertentu dalam mengeluarkan larangan kurban di 35 masjid.

“MUI kembali kepada siapa yang memiliki kewenangan di daerah itu. Dalam hal ini Pemprov DKI yang miliki kewenangan dan memilih pertimbangan-pertimbangan, MUI akan ikut,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid di Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Diketahui, sebanyak 35 masjid dalam radius satu kilometer dari Venue Equestrian dilarang melakukan pemotongan hewan kurban. Pelarangan dilakukan untuk menjaga agar kuda pacuan yang berlaga di Asian Games 2018 tidak terjangkit virus antraks.

Ke-35 masjid yang terkena larangan itu, tersebar di enam kelurahan, seperti Kayu Putih, Rawamangun, Pulogadung, Jati, Kelapa Gading Barat, dan Kelapa Gading Timur. Aturan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 123 Tahun 2017 tentang pengendalian pemotongan dan penampungan hewan kurban.

MUI, kata Zainut, menyerahkan kewenangan itu pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dikatakannya, MUI tak mempermasalahkan pelarangan pemotongan hewan kurban dekat Venue Equestrian.

Meski demikian dirinya mengimbau kepada Pemprov DKI agar menawarkan solusi bagi masjid-masjid yang terkena imbas pelarangan.

“Misalnya tidak boleh di mana, ya harus bagaimana, seperti apa begitu,” ujar Zainut.

Dia menjelaskan salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah dengan menampung hewan-hewan kurban rumah pemotongan hewan (RPH). Bagi masyarakat yang terkena dampak pelarangan, hewan kurban baiknya dibawa ke RPH untuk disembelih.

“Karena ini berkaitan dengan masalah pelaksanaan syariat Islam kan yaitu, penyembelihan hewan pada hari raya Iduladha dan hari-hari tasyrik,” tutur Zainut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.