Kirim Pertanyaan

[dwqa-submit-question-form]

38 Comments

  1. maiful said:

    Your comment…pak kyai saya ªΰΰΰ tanya pembukaan pendidikan dasar ulama kapan ya?

  2. Narita said:

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Bagaimanakah cara perpanjangan Sertifikat MUI DKI, karena milik kami expired 4 bulan lagi.
    Terima kasih

  3. herly mulyanto said:

    Sekitar setahun yang lalu saya membeli mushaf Al Quran terjemahan Dwi Bahasa Indonesi – Inggris, namun saya melihat kejanggalan . surat 40 di Mushaf tersebut Surat AL MU’MIN, sedangkan terbitan lainnya surat ke 40 AL GHAFIR, sebagi informasi penerbit adalah mizan media utama, bagaimana terhadap mushaf yng saya miliki tersebut…

    • NandaNanda said:

      Beberapa surat dalam Alquran memiliki lebih dari satu nama. salah satunya adalah di QS 40 ini. Wallahua’lam.. semoga bermanfaat.

  4. Evi Mariviah said:

    Apakah asuransi berkah syariah manulife halal? Terima kasih.

  5. Ali Farhan said:

    Apakah allah itu takut hidup sendiri?
    Perkenalkan nama saya Ali Farhan saya lahir dari keluarga yang taat beragama & berpengetahuan tentang agama islam, Saya ingin memperbaiki tauhid saya, Saya tidak mau hanya karna lahir dalam islam saya jadi islam,
    Saya minta tolong kalau bisa jawabannya dikirim ke email saya ineedajob888@gmail.com.
    Pertanyaan saya, Apakah allah takut hidup sendiri?
    Buktinya Dia menciptakan Manusia, Udara, Bumi, Langit, Surga dan Neraka, Dia mengatakan Manusia yang butuh Dia, Dia tidak membutuhkan apapun dari manusia.Jadi buat apa dia menggunakan kemahahebatannya untul hal yang tak bermanfaat buat Dia? bukankah Dia akan tetap kekal tanpa ciptaannya? Apa dia merasa kesepian tanpa ciptaannya?
    Dia harusnya tidak menciptakan APAPUN, tidak menciptakan, manusia, udara, bumi, langit, surga maupun neraka. Agar tak ada yang menderita di neraka & bahagia di surga.
    Menurut saya segala masalah berasal dari akibat penciptaan yang Dia lakukan.
    Dia memang yang memiliki kehendak dan bisa berkehendak sesuai keinginannya tapi apakah tidak lebih adil bila seharusnya Dia hidup sendiri tanpa menciptakan apapun(manusia, udara,bumi, langit, surga & neraka).
    Jika Dia takut hidup sendiri berarti artinya Dia kekurangan.
    Tolong bantu saya.

  6. Reza Hidayat said:

    Asslamalaikum Wr.Wb
    praktik pembiayaan dengan menggunakan skema ijarah murni maupun ijarah muntahiya bittamlik belakangan cukup banyak diaplikasikan di berbagai bank, pertanyaan saya dalam pembayaran ujroh (fee) untuk bank apakah boleh menggunakan banchmark market rate? serta tolong dilampirkan fatwa MUI terkait hal tersebut. jazakumullah khairan katsir

  7. herdi grahanagara said:

    assalamuallaikum warahmatullahi wabarokatuh

    saya mempunyai 2 pertanyaan yaitu :
    1.saya ingin menanyakan hukumnya menempelken stiker ayat al quran pada kendaraan? karena saya sering melihat banyak yang menempelkan ayat kursi dan yang paling membuat saya marah adalah ketika ada yang menempelkan stiker berlafadz ALLAH pada spakboard belakang motornya yang langsung saya minta untuk melepasnya.
    2.penggunaan kata berjamaah untuk konotasi yang buruk seperti kata “korupsi berjamaah” yang sangat sering dituliskan oleh media membuat saya jengah,mungkin lama lama akan muncul pemerkosaan berjamaah……naudzubillah.

    tolong bantuanya dan bila dimingkinkan keluarkan saja fatwanya.

    wassalamuallaikum

  8. Opi said:

    Assalaamu’alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh…
    Bagaimana hukumnya POLIGAMI yang dilakukan jika:
    1. Tanpa sepengetahuan ibu atau om(adik ibu calon istri). krn mereka tidak menyetujui poligami dan berbeda manhaj dg calon suami bahkan dituduh sesat.
    2. yang menikahkan (nikah sirri) Wali Muhakkam dari kalangan ustadz. krn berdasarkan keterangan dari calon istri, ia (calon istri) adalah anak hasil dari hubungan sebelum nikah.
    Terimakasih atas jawabannya.mohon bisa dikirim ke konsultasi2011@gmail.com

  9. Abdurrahman said:

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
    Ustadz, saya sudah 20 tahun menikah dan saat ini menghadapi dilema karena istri saya (usia 44 tahun) terkena hepatitis B kronis. Hasil test HBV DNA bulan lalu sudah tercatat di atas 2.000.000 IU/mL. Dokter di rumah sakit tempat istri berobat menyatakan bahwa pengobatan istri saya membutuhkan waktu lama dan terus menerus. Saat ini pun istri saya sedang diberi entecavir (baraclude) 0.5 mg.
    Saya sendiri TIDAK terinfeksi virus hepatitis B, dan sekarang sedang menjalani vaksinasi 6 bulan untuk 3 kali injeksi. Dokter menganjurkan saya pakai kondom ketika mencampuri istri, teristimewa anjuran ini sifatnya “strict” selama periode vaksinasi. Sampai saat ini saya sudah lebih dari satu bulan tidak mencampuri istri karena kondisi psikologis saya yang tidak mengizinkan.
    Saya ingin bertanya Ustadz, apakah penyakit Hepatitis B kronis dapat dikategorikan sebagai “aib/cacat” untuk pasangan suami-istri yang disetarakan dengan penyakit kusta, kudis, dan sopak (sesuai Hadits) atau AIDS/HIV (sesuai Fatwa MUI), sehingga dapat dijadikan sebagai faktor untuk suami melakukan khiyar (hak memilih untuk membatalkan atau meneruskan) perkawinan?
    (http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/fatwa/10/07/10/123999-pernikahan-pengidap-hiv-aids-apa-hukumnya-)

    Saya mohon pendapat Ustadz. Semoga Allah mencurahkan Rahmat dan Kemudahan kepada Ustadz dalam menjawab persoalan rumah tangga saya, dan semoga keikhlasan usaha Ustadz akan mendapatkan Ridho Allah dan balasan pahala yang berlipat.
    Jazaakallahu khairan katsiran.
    Wassalam,

    Abdurrahman

  10. ilham said:

    ada yang mengatakan kalau mengadakan selamatan untuk orang meninggal itu haram. apa itu benar ???

  11. Hart said:

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh…

    saya ingin bertanya suatu hal :

    # Bagaimana tanggapan bapak2 yg di MUI ataupun di Ormas2 Islam lainnya ttg GRUP2 DIALOG / DEBAT di INTERNET / FESBUK …..yg beberapa diantaranya sudah terkesan melecehkan dan menghina Islam….??

    Hal ini terjadi di grup2 dialog / debat antara Muslim dan Kristen di Fesbuk….

    meskipun ada juga dari muslim yg “agak” melecehkan non muslim…

    apa yg sebaiknya dilakukan….???

    ———————

    di bawah ini sy lampirkan link grup2 debat ini :

    1. HARGA MATI : YESUS ADALAH TUHAN.! TITIK.!

    https://web.facebook.com/groups/1557258507838895/?ref=bookmarks

    2. Menjawab Islam – Yesus adalah TUHAN!

    https://web.facebook.com/groups/282025275254775/?ref=bookmarks

    3. Grup Menggugat Alkitab :

    https://web.facebook.com/groups/menggugatalkitab/

    4. Dan masih ada grup2 lain yg mungkin bahkan lebih parah seperti grup FFI / Faith Freedom Indonesia….

    ————————

    mohon jawabannya….

    Hart.

  12. AHMAD MUBAROK said:

    ASSALMUALAIKUM PA KYAI
    SAYA MEMBUKA USAHA TIME ZONE BONEKA SEPERTI BOLA2, ULAR DAN BONEKA YG LAINYA, DENGAN CARA MEENUKAR UANG SERIBUAN DENGAN KOIN SEPERTI DI MALL MALL, APAKAH ITU TERKATAGORI JUDI??
    APA HUKUM NYA PERMAINAN TIME ZONE SEPERTI ITU, TOLONG DI JAWAB PA KYAI??

  13. Virgo said:

    Kami ingin melaporkan penggunaan TOA Musholla Al Barokah di sekitar kami. Kami sebagian penduduk RT/RW. 005/005 merasa terganggu dengan penggunaan TOA yang volumenya dikencang sekencang kencangnya, apalagi rumah saya didepan musholla tersebut. Sudah kami sampaikan pada Ustad A yang menjadi pemuka di sekitar Musholla tapi permohonan kami tidak digubris. Bahkan saya sudah coba melapor ke Lurah Gandaria Selatan tapi hanya jawaban diplomatis saja yang kami terima… actionnya tidak ada. Suara yang di perdengarkan biasanya 1 jam sebelum magrib, saya dan tetangga merasa terganggu tapi tetangga saya yang kebanyakan orang2 tua pada tidak berani karena orang2 disini merasa paling mulia dan susah diberi masukan. Saya setelah pulang bekerja yang sudah capek tapi ketika sampai rumah suasana sangat berisik dan sangat mengganggu, bahkan ketika anak saya mau Ujian Akhir mereka yang dimasjid tidak memiliki hati. Yang didengarkan adalah nyanyian2 sholawat yang sepertinya rekaman anak anak dengan suara cempreng yang memekakan telinga, kalau hanya untuk mengumandangkan azan saya pun setuju. Bahkan hebatnya lagi pada Bulan Ramadhan di Musholla Al Barokah pada bulan Ramadhan mengencangkan TOA nya sambil dibarengi suara petasan2. Bukankah Lampiran Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushalla (“Instruksi Direktur Jenderal Bimas 101/1978”) bahwa pada dasarnya, suara yang disalurkan ke luar masjid hanyalah adzan sebagai tanda telah tiba waktu shalat.Jadi selain itu harus dikecilkan suaranya. Apakah Allah SWT tuli ? sampai mereka harus mengencangkan volume TOA nya?

    Saya juga bekerja di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan kami menjaga amanah agar dunia pendidikan tetap terjaga, jadi mohon bagi MUI yang menjadi Barometer Ulama di Indonesia terutama di Jakarta bisa mengambil tindakan, karena kalau ada masyarakat yang tertindas nantinya kepercayaan masyarakat juga akan pudar selain berdosa hukumnya.

    Mohon diberikan teguran langsung kepada Pemilik Musholla Al Barokah di jalan Kramat Batu I No.28. Kami juga akan menyurati langsung ke Kementerian Agama agar hak kami bisa didengar…

    Terima Kasih

  14. Muhammad Subhan said:

    Assalammualaikum Wr.Wb.
    Mohon pencerahan dan penjelasannya atas pertanyaan saya di bawah ini yang berhubungan dengan surat Al-Maidah 51 :
    Seandainya saya dilahirkan dari keluarga nasrani dan berada misalnya di NEGARA yang 100 Persen beragama nasrani. Orang tua saya pengusaha yang adil dan bijaksana. Tiba2 saya diberi hidayah untuk memeluk Islam. Orang tua saya dengan bijak memberikan kebebasan kepada saya untuk memeluk Islam. Pada saat yang bersamaan Ibu saya mencalonkan diri menjadi walikota NEGARA nasrani tersebut. Tentunya, sebagai anak, saya bangga dan sudah barang pasti, saya akan memilih Ibu saya dari pada calon walikota lainnya. Yang menjadi pertanyaan, bila saya memilih Ibu saya sendiri (nasrani) menjadi walikota, apakah saya termasuk golongan Ibu saya ( nasrani, penzolim dan masuk neraka) ? Padahal Ibu saya sangat adil dan bijaksana, tidak pernah menganiaya, tidak menzolimi saya dan bahkan selalu melindungi saya. Saya selalu melakukan sholat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, zakat, bersedekah, pergi haji.
    Mohon penjelasan/pencerahannya sehingga keteguhan hati saya menjadi kuat akan masalah pemimpin ini. Terima kasih. Wassalammualaikum Wr.Wb.

  15. Aldi said:

    Assalamu’alaikum w.w.

    Ustadz yang saya hormati,
    Ada kondisi sebagai berikut:
    – ada kegiatan berbuka bersama di sebuah rumah dengan keluarga besar (lebih dari 50 orang) pada bulan Ramadhan,
    – tamu (keluarga besar) sebagian besar berasal dari kota yang sama, sisanya dari kota yang lain,
    – ada masjid dekat dari rumah tersebut (berjarak 150 m), adzan terdengar melalui pengeras suara,
    – penghuni rumah (tuan rumah) tersebut terbiasa shalat wajib di masjid terdekat,
    – untuk kegiatan berbuka bersama, di rumah tersebut disediakan juga tempat untuk shalat maghrib/isya berjamaah

    Yang ingin saya tanyakan agar tidak salah langkah:
    Bagaimana hukum yang tepat bagi penghuni rumah tersebut agar tetap mendapat ridho Allah dan tidak menimbulkan rasa tersinggung di hati keluarga besar serta tetap termasuk orang yang memuliakan tamu, apakah shalat maghrib/isya berjamaah di masjid, atau di rumah?

    Demikian, mohon penjelasan Ustadz.

    Terima kasih,
    Wassalamu’alaikum w.w.

  16. Khusnul said:

    Assalamualaikum, saya khusnul dr jakarta.. saya mau bertanya apakah prosuk dapur cokelat halal / tidak ? terimakasih.

  17. nida said:

    Assalamu’alaikum. wr. wb.
    Bapak/Ibu maaf mau menanyakan tentang fatwa Euthanasia.
    Apakah saya boleh meminta softfile tentang fatwa Euthanasia untuk bahan penelitian skripsi saya.
    Terimakasih.
    Wassalamu’alaikum. wr. wb.

  18. Erlangga said:

    Assalaamu’alaikum warahmatullah.

    Ustadz yang saya hormati, Semoga Allah merahmati kita semua dan mengampuni segala dosa dosa yang telah diperbuat. Aamiin.

    Saat ini saya beserta istri sedang berusaha bertaubat kepada Allah, Semoga Allah meridhoi kami. dan kami sedang bingung, Ceritanya begini. Saya seorang pegawai perusahaan swasta yang alhamdulillah telah beristri (Insya Allah) salehah dan Allah mengaruniakan kami 1 orang anak (Insya Allah solehah).

    3 tahun yang lalu kami menggunakan 2 Kartu kredit dan meneken akad kredit pada salah satu bank swasta untuk pembiayaan rumah (KPR),(masih belum mengerti tentang riba)

    Setelah kami banyak membaca dan belajar hukum Islam, kami meyakini bahwa kami telah menanggung dosa riba (Astaghfirullah). Kami kemudian berusaha keluar dari belitan dosa riba, diantaranya dengan melunasi kartu kredit dan kredit kendaraan, sekarang mencoba keluar dari kubangan riba yang lain, yakni hutang kami ke bank tersebut untuk pembiayaan rumah (KPR), dengan cara kami berencana menjual rumah tersebut dengan cara over kredit. Namun hingga saat ini rumah tidak kunjung ada pembeli. Karena kami tidak memiliki uang untuk melunasi sisa kreditnya, kami memutuskan untuk meninggalkan rumah tersebut tanpa membayar lagi angsurannya. kami siap untuk segala resikonya Insya Allah (Penyitaan rumah, kehilangan uang yang sudah masuk ke Bank dan masuk daftar black list Bank Indonesia untuk masalah perkreditan). Saat ini tunggakan kredit sudah mencapai Rp. 60.000.000

    Pertanyaannya : Apakah tindakan yang kami ambil ini tidak bermasalah secara hukum Islam?. Apakah KPR termasuk hutang yang harus dilunasi?(karna KPR adalah hutang yang menggunakan rumah sebagai jaminannya)
    Demikian, mohon solusinya. Terima kasih.

  19. Lucki said:

    Mui kenapa tidak ada fatwa haram buat yg korupsi? Kenapa para mui pada tutup mata melihat fenomena korupsi d negara ini? Apa para mui juga mendapat dana dari hasil korupsi? Lebih mementingkan dunia dari pada meluruskan akhlak

  20. Riski Kuswanto said:

    Assalamu’alaikum ustadz
    Saya ingin menanyakan mengenai pelawak, khususnya pelawak yang mengarang cerita semisal Stand Up Comedy yg mengarang cerita bohong agar penonton tertawa. Apa hukum menonton acara lawak yg ceritanya cenderung dikarang-karang agar penonton tertawa?. Sy pernah mendengar seorang ustadz mengartakan ttg hadits Rasul mengenai celakanya seseorang yg berdusta dlm bercanda. Sy seorang yg suka sesekali menonton lawak & Stand up comedy utk sedikit melupakan kepenatan, dan biasanya sy mengerti bagian mana yg dilebih-lebihkan, mana yg jujur, dan mana yg bohong. Apakah hukumnya mutlak haram dlm Islam?. Bagaimana cara menyikapinya?. Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum.

  21. yudiyanto said:

    Assalamualaikum wr wb
    mohon bisa dibantu memberikan daftar rekomendasi RPA,RPU,RPH provinsi DKI jakarta beserta contac yang bisa dihubungi?
    terimakasih
    wasallamualaikum wr wb

  22. Reza Benu Irawan said:

    Pak,nama saya reza,umur saya 13 tahun dan saya sudah baligh,begini pak,tadi saya bangun terlambat saat sahur,dan adzan subuh sudah berkumandang,saya tidak mau makan lagi karena sudah tahu kalau sudah waktunya puasa,tapi saya di paksa makan pak sama orang tua saya,walaupun saya sudah bilang tidak mau makan berkali kali karena sudah shubuh,tapi hasilnya mereka tetap memaksa saya,dan akhirnya saya makan,apakah boleh pak saya melanjutkan puasa saya karena saya dipaksa makan?

  23. erizon said:

    Assalamualaikum wr. wb
    1. Apakah produk impor pangan diharuskan punya sertifikat halal.
    2. Pengurusan sertifikat halal secara online apa nama website nya.

    Wassalam
    erizon

  24. ADE WANI said:

    MOHON INFORMASI MUI SEHUBUNGAN DENGAN ISUE YG BEREDAR, TENTANG COKLAT CADBURY YANG MENGANDUNG UNSUR BABI,

  25. sumantri mant said:

    saya mau ikut menabung di program CAR 3i network,
    apakah program CAR 3i network ini sdh di sah kan oleh MUI. kalau boleh tau, saya minta buktinya agar saya tidak terjebak RIBA

  26. Irwanto said:

    Assalamualaikum
    Mau tanya apakah MUI beerhak menegur mal yg memutar video music yg berkonten porno lgbt dilayar lebar dan di muka umum dari berbagai usia..
    Sekarang saya lihat di mall mall banyak sekali yg memasang gambar yg kurang pas dg etika ketimuran dan norma agama..krn ini sangatlah meresahkan saya sbg orang tua wassalam

  27. Irwanto said:

    Assalamualaikum
    Sy mau tanya bgm hukumnya mall yg berani menayangkan video music berkonten porno lgbt dimuka umum dilayar lebar dan ditonton oleh berbagai usia wassalam

  28. Yuda mahendra said:

    Assalamualaikum wr.wb saya mu tanya apa hukum trading komoditi, selama ini sy trading komoditi tepatnya emas alhamdulillah hasilnya bagus. Tp apakah trading sy ini di diperbolehkan dlm islam walau disini tdk ada riba, judi, gharar. Terimakasih

  29. Yuda mahendra said:

    Assalamualaikum wr wb. Saya selama ini ikut trading komoditi(emas) dan hasilnya alhamdulillah lumayan bagus. Trus disini jg jg tdk ada riba, gembling, dan gharar. Pertanyaan nya adalah apa hukumnya trading emas dlam islam. Terima kasih.

  30. Agus suparman said:

    Assalamualaikum.wr.wb.

    Selamat sore.

    Saya agus dari jakarta, mau bertanya terkait regulasi halal, apakah servis/treatmen spa bisa di beri nama halal? Dalam kata lain wisata spa halal.

    Terimkasih sblmnya.

  31. yalla shoot live team said:

    Pak,nama saya reza,umur saya 13 tahun dan saya sudah baligh,begini pak,tadi saya bangun terlambat saat sahur,dan adzan subuh sudah berkumandang,saya tidak mau makan lagi karena sudah tahu kalau sudah waktunya puasa,tapi saya di paksa makan pak sama orang tua saya,walaupun saya sudah bilang tidak mau makan berkali kali karena sudah shubuh,tapi hasilnya mereka tetap memaksa saya,dan akhirnya saya makan,apakah boleh pak saya melanjutkan puasa saya karena saya dipaksa makan?

  32. yalla yalla shoot said:

    MUI DKI Jakarta: Indonesia Pasar Bahan Dasar Narkoba

    Gerakan Nasional Antinarkoba (Ganas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta periode 2018-2022 dilantik di Balai Agung Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (19/4). Ganas Annar DKI Jakarta akan memerangi narkoba sebab Indonesia saat ini dalam kondisi darurat narkoba.

    Ketua MUI DKI Jakarta KH Syarifuddin Abdul Ghani mengatakan, Indonesia tengah menghadapi situasi darurat narkoba. Hal ini mengancam kelangsungan hidup generasi muda penerus bangsa karena narkoba menimbulkan kerusakan bagi penggunanya. Narkoba telah menjadi musuh bersama yang wajib diberantas.

    “Indonesia saat ini menjadi pasar terbesar tingkat kawasan ASEAN untuk kebutuhan amphetamin atau bahan dasar narkoba,” kata KH Syarifuddin saat pidato sambutan pelantikan Ganas Annar MUI DKI Jakarta periode 2018-2022 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/4).

    Ia menerangkan, tidak ada wilayah di seluruh Indonesia yang terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Jumlah kerugian ekonomi dan sosial akibat masalah narkoba begitu besar. Nilai kerugiannya mencapai Rp 63 triliun.

    Dia menjelaskan, pembentukan Ganas Annar MUI DKI Jakarta dikukuhkan hari ini sebagai wujud upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Caranya dengan meningkatkan partisipasi masyarakat, pemimpin lembaga agama, dan ormas Islam dari berbagai unsur. Selain itu, cara lainnya adalah melakukan kemitraan dengan berbagai elemen.

    “Saya berharap dengan dibentuk dan dikukuhkannya pengurus ini (Ganas Annar DKI Jakarta), saudara-saudara akan selalu sigap dan tanggap dalam merespons setiap persoalan terkait penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

    KH Syarifuddin menyampaikan, pengurus diharapkan mampu bekerja sama dengan aparat terkait sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. MUI DKI Jakarta juga menyambut baik pembentukan dan pengukuhan pengurus Ganas Annar DKI Jakarta yang diresmikan hari ini.

  33. yalla shoot live team said:

    Assalamualaikum wr.wb
    “Indonesia saat ini menjadi pasar terbesar tingkat kawasan ASEAN untuk kebutuhan amphetamin atau bahan dasar narkoba,” kata KH Syarifuddin saat pidato sambutan pelantikan Ganas Annar MUI DKI Jakarta periode 2018-2022 di Balai Kota DKI Jakarta,

  34. aksi said:

    Assalaamu’alaikum warahmatullah.

    Ustadz yang saya hormati, Mudah-mudahan Allah merahmati kita semuanya serta mengampuni semua dosa dosa yang sudah diperbuat. Aamiin.

    Sekarang ini saya bersama istri tengah berupaya bertaubat pada Allah, Mudah-mudahan Allah meridhoi kami. serta kami tengah bingung, Ceritanya berikut. Saya seseorang pegawai perusahaan swasta yang alhamdulillah sudah beristri (Insya Allah) salehah serta Allah mengaruniakan kami 1 orang anak (Insya Allah solehah).

    3 tahun waktu lalu kami memakai 2 Kartu credit serta meneken akad credit pada salah satu bank swasta untuk pembiayaan rumah (KPR), (belum juga memahami mengenai riba)

    Sesudah kami banyak membaca serta belajar hukum Islam, kami yakini jika kami sudah memikul dosa riba (Astaghfirullah). Kami lalu berupaya keluar dari belitan dosa riba, salah satunya dengan melunasi kartu credit serta credit kendaraan, saat ini coba keluar dari kubangan riba yang lainnya, yaitu hutang kami ke bank itu untuk pembiayaan rumah (KPR), lewat cara kami merencanakan jual rumah itu lewat cara over credit. Tetapi sampai sekarang ini rumah tidak kunjung ada konsumen. Karena kami tidak mempunyai uang untuk melunasi bekas kreditnya, kami mengambil keputusan untuk tinggalkan rumah itu tanpa ada membayar lagi angsurannya. kami siap untuk semua resikonya Insya Allah (Penyitaan rumah, kehilangan uang yang telah masuk ke Bank serta masuk daftar black daftar Bank Indonesia untuk permasalahan perkreditan). Sekarang ini tunggakan credit telah sampai Rp. 60. 000. 000

    Pertanyaannya : Apakah aksi yang kami ambillah ini tidak punya masalah dengan cara hukum Islam?. Apakah KPR termasuk juga hutang yang perlu dilunasi? (karna KPR merupakan hutang yang memakai rumah menjadi jaminannya)
    Demikian, minta jalan keluarnya. Terima kasih.

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top