Home Artikel Wawali Buka Refleksi Akhir Tahun MUI Jakarta Pusat

Wawali Buka Refleksi Akhir Tahun MUI Jakarta Pusat

26
0
Reflekasi Akhir Tahun 2018 yang digelar MUI Kota Jakarta Pusat di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jakarta Pusat (Jakpus) kembali menggelar Refleksi Akhir Tahun 2018 di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2018).

Refleksi ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta DR H Didi Sopandi, Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta KH Yusuf Aman, Ketua MUI Jakarta Pusat Ustad Robi Fadhil Muhammad, Perwakilan Polres Jakarta Pusat, Perwakilan Kodam Jaya, Organisasi Masyarakat se-Jakarta Pusat dan Pengurus MUI Jakarta Pusat.

KH Yusuf Aman dalam sambutannya menjelaskan secara de facto jika Ustad Robi adalah Ketua MUI Jakpus yang baru menggantikan dirinya setelah secara resmi diamanahkan dalam Sidang Pleno.

Dipaparkan Kyai Yusuf, jika refleksi merupakan momentum untuk lakukan muhasabah diri dengan kondisi kekinian yang terjadi di Indonesia seperti bencana yang mendera sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu ini.

“Refleksi juga bisa dijadikan momentum untuk menatap ke depan. Momentum untuk meneguhkan keberagamaan di Jakarta Pusat dalam sebuah peristiwa politik. Pesta untuk dinikmati, bukan ditawuri,” kata Kyai Yusuf.

Kyai Yusuf pun menjelaskan, jika semangat keberagamaan tidak bisa dipisahkan dengan kebangsaan atau bernegara karena itu saling berkaitan.

Kyai Yusuf pun mengutip pernyatan Khalifah Ali bin Abi Thalib RA yang menyebutkan ada empat faktor yang menyebabkan agama dan negara tidak bisa dipisahkan.

1. Selama Orang kaya yang tidak bakhil (pelit) maka maka agama dan negara tidak bisa dipisahkan
2. Selama Ulama amalkan disiplin ilmunya
3. Selama orang bodoh tidak berlaku sombong
4. Selama orang miskin tidak gadaikan akidah untuk kepentingan duniawi

“Olehnya, MUI harus selalu lakukan Muhasabah dengan melihat kejadian bencana dan peristiwa yang terjadi selama ini. Ini jadi refleksi untuk kemaslahatan Ummat,” tekan Kyai Yusuf.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah berharap kondisi saat ini tetap tentram dan aman.

“Kerukunan Ummat sudah bersatu,” kata Irwandi.

Irwandi pun menjabarkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi Ummat yang telah dilakukan Pemkot Jakarta Pusat seperti kegiatan kewirausahaan yang libatkan 8.000 perserta. kemudian menggelar bazaar di sejumlah wilayah untuk pembinaan usaha Ummat dan generasi muda.

Pemkot Jakpus pun selalu aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan hingga tingkat RW hingga adanya Bank Sampah.

“Sesuai araha Gubernur, Pemkot pun mulai galakkan Magrib Mengaji. Ini bukan hanya untuk anak-anak, bapak-bapak dan ibu-ibu pun harus ikut serta,” kata Irwandi.

Pemkot mengajak MUI Untuk duduk bersama membahas persoalan dan kebutuhan Omas Islam serta kepentingan terbaik bagi Ummat