Ahlan Wasahlan Pengurus Baru MUI Kota Jakarta Selatan

on

Pengukuhan, Ta’aruf dan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I, Majelis Ulama Indonesia Kota Jakarta Selatan terpilih pada hari ini, Kamis 25 Februari 2021 menyelenggarakan Ta’aruf dan Rapat Kerja bertempat di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Selatan, Kamis (25/2).

Rakerda kali ini mengambil tema “Meningkatkan Sinergi Organisasi Dalam Mengawal Aqidah dan Memberdayakan Potensi Umat”

“Kami dari Dewan Masjid Indonesia Kota Jakarta Selatan mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Pengurus MUI Kota Jakarta Selatan masa khidmat 2020 -2025. DMI Jakarta Selatan siap bersinergi dengan MUI Jakarta Selatan, dan kami berkeyakinan bahwa dengan sinergi ini karya-karya keumatan akan lebih terasa dan bermanfaat lebih luas,” ucap Pimpinan Dewan Masjid Indonesia Jakarta Selatan, Eddy KS, Kamis (25/2).

Ketua Umum MUI DKI Jakarta, K.H. Munahar Muchtar menyampaikan, bahwa MUI Jakarta Selatan harus tegas menjalankan tugasnya untuk kepentingan umat dan sesuai koridornya.

Ia juga mengingatkan agar jangan mudah terpengaruh dengan persepsi luar yang tidak sesuai dengan umat dan cenderung mengadu domba.

“Ulama harus menenangkan umat, termasuk dalam isu-isu yang berkembang saat ini, termasuk isu banjir yg sesungguhnya pemimpin DKI Jakarta, pak Gubernur sudah sangat baik dalam mengatur dan mengurus serta menangani permasalahan umat atau masyarakat DKI Jakarta” ujarnya.

Plt. Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, yang turut membuka Rakerda I ini, sangat menyambut baik pengukuhan dan Rakerda I MUI Jakarta Selatan.

Ia mengaku akan bersinergi dengan MUI Jaksel dalam menjalankan program-programnya.

“Atas nama Pemerintah Kota Jakarta Selatan, menyambut baik pengukuhan ini dan akan lebih bersinergi dengan program-program MUI sampai dengan tingkat Kecamatan atau dibawahnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua umum MUI Jakarta Selatan, KH. A. Nawawie Hakam, Lc mengungkapkan, dalam Rapat kerja pertama ini, akan membahas tentang program-program yang mencerminkan Islam Rahmatan alamin, juga mewaspadai rongrongan dari nilai-nilai yang merusak Islam, seperti radikalisme serta aliran-aliran sesat, sehingga umat tidak terombang ambing aqidahnya.

Selain itu, pada kegiatan ini juga diselenggarakan pendalaman buku karya MUI Pusat yang berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia”.

Di akhir acara pengukuhan Ketua Umum MUI DKI Jakarta  menyampaikan ” Kita Akan Membuat MUI DKI Jakarta Award, dimana acara ini adalah perhargaan untuk para tokoh Islam yang berjasa di Provinsi DKI Jakarta, tak hanya itu beberapa tokoh masyarakat baik sipil maupun pemerintahan juga akan diberikan penghargaan oleh MUI DKI Jakarta, dan masih banyak lagi lainnya. Jadi tunggu saja kita akan adakan secara spektakuler”. Tegasnya
(win’s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

554FansLike
2,179FollowersFollow
408SubscribersSubscribe

Must Read