Fenomena Mati Mendadak Karena Wabah, Pertanda Kiamat Sudah Dekat?

on

Fenomena Mati Mendadak karena Wabah, Pertanda Kiamat Sudah Dekat?

Oleh: Abdul Muiz Ali
(Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI dan Pengurus Lembaga Dakwah PBNU)

Dalam Bahasa Arab kalimat kiamat (al-qiyamat) selain mempunyai arti hancurnya alam semesta, juga dapat diartikan dengan kematian (al-Maut). Orang yang mati berarti sudah merasakan kiamat dan masuk ruang kehidupan dimensi akhirat (kiamat). Namun yang dimaksud dengan kiamat dalam kontek kematian adalah kiamat dengan sekala kecil (sughra). Sedangkan kiamat dengan sekala besar (kubra) adalah hancurnya alam semesta yang ditandai dengan tiupan pertama sangkakala atau terompet Malaikat Israfil.
Setiap jiwa yang hidup pasti akan merasakan kematian, baik mati yang disebabkan penyakit tertentu, kecelakaan, disebabkan bencana alam atauh bahkan mati mendadak.
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran [3]: 185)

Datangnya hari kiamat adalah sebuah kepastian yang wajib di imani keberadaannya. Semua manusia termasuk para kekasih Allah, seperti para Nabi dan orang-orang shalih tidak ada yang tahu kapan persisnya terjadi hari kiamat terjadi. Kepastian terjadinya hari kiamat hanya diketahui oleh Allah, Dzat Yang Maha Tahu.
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia’.” (QS. Al-Ahzab [33]: 187).
Dalam ayat yang lain, sejak Rasulullah masih hidup sekitar 14 abad yang silam kemuculan kiamat sudah dianyatakan dekat.
يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا
“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (QS. Al-Ahzab [33]: 63 )
Tanda-tanda munculnya hari kiamat dijelaskan dalam beberapa hadis antara lain,
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ
“Dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari berkata, Rasulullah SAW menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dabbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gerhana; gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di jazirah Arab dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka,” (HR. Muslim).

Mati Mendadak Tanda Kiamat Sudah Dekat

Kabar duka sering terdengar belakangan ini. Kabar kematian tersebut beragam faktor penyebabnya. Salah satunya adalah kabar
kematian karena wabah. Dahulu ketika keadaan masih normal dan dunia bebas dari pandemi global seperti Virus Covid-19, faktor-faktor kematian yang didengar beraneka macam penyebabnya seperti kecelakaan, sakit kronis, tertimpa bencana, dan sebagainya. Namun yang terjadi sekarang, penyebab kematian mendadak karena wabah justru menjadi hal yang tak asing didengar.

Kematian mendadak karena wabah sebenarnya tidak terjadi pada masa sekarang saja, melainkan sejak zaman dahulu wabah virus sudah berevolusi dan tidak sedikit diantaranya yang menyebabkan kematian massal pada umat manusia. Contohnya nyatanya adalah virus Flu Spanyol yang pernah mengguncang Indonesia dan merenggut nyawa jutaan orang sejak Maret 1918 sampai September 1919. Dikutip dari Arsip Nasional RI (ANRI) virus ini berhasil melumpuhkan 20 persen dari total populasi penduduk dunia. Artinya dalam konteks ini, kematian karena wabah itu merupakan hal yang memang sudah terjadi sejak dahulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

554FansLike
2,180FollowersFollow
408SubscribersSubscribe

Must Read