Jakarta–  Diwawancarai setelah memberi sambutan pada Workshop Manajemen Dakwah Berbasis Komunitas yang diselenggarakan oleh Komisi Dakwah MUI DKI Jakarta di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada  hari Selasa, 11 Agustus 2015, Ketua Umum MUI DKI Jakarta, K.H. Syarifuddin Abdul Ghani, MA, menyatakan bahwa dakwah itu kewajiban setiap orang Muslim, bukan hanya kewajiban sebagian orang, dalam hal ini orang-orang yang menyandang gelar dai. Ini yang harus dipahami umat Islam, khsususnya di DKI Jakarta.

Ia menyampaikan dalilnya,  yaitu Al-Qur`an surat Ali Imran ayat 104:

لْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

ayat minkum setelah ayat waltakun itu huruf min-nya, menurutnya, bukan  litab’iidl yang menunjukkan sebagian, tetapi lilbayan yang menunjukkan keseluruhan. Jadi keseluruhan orang Islam wajib berdakwah, tergantung kapasitas dan obyek dakwahnya, jika tidak mampu sama sekali ya berdakwah dengan qalbunya. *** (Rakhmad Zailani Kiki)

 

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of