Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadiri Olimpiade Halal 2019 yang digelar LPPOM MUI DKI Jakarta (Foto: Firman Q)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Olimpiade Halal 2019 yang digelar oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta di Plenarry Hall Jakarta Convention Center, Jumat, (30/8/2019).

Anies yang datang mengenakan baju koko biru bermotif disambut antusias oleh ribuan peserta Olimpiade Halal 2019 yang terdiri dari sekitar 2.000 siswa SMU/Sederajat se-DKI Jakarta.

Anies pun menyapa para siswa itu sembari melepaskan senyuman khas, yang disambut dengan setengah histeris oleh para siswa berseragam itu.

Anies kemudian diarahkan ke panggung utama Olimpiade Halal yang disambut Direktur Eksekutif LPPOM MUI DKI Jakarta Bayu Jagatnata dan jajaran pengurus.

Setelah mendapat penjelasan singkat dan ‘komandoi’ yel-yel Olimpiade Halal, mantan Mendikbud itu lantas menyampaikan sejumlah pesan kepada pasa peserta Olimpiade Halal 2019.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu mengatakan, jika generasi muda atau milenial yang hadir harus bisa maksimalkan Industri Halal di Indonesia karena miliki potensi yang sangat besar untuk bisa dimanfaatkan maksimal.

“Anak muda itu tidak tawarkan masa lalu, Anak muda itu tawarkan masa depan. Untuk itu, teruslah belajar,” kata Anies.

“Susunlah rencana masa depan Kalian dengan berpegang pada ‘Halal is My Life’untuk bisa lebih baik,”

Selamat belajar dan selamat berkarya. Kami menunggu karya-karya Anda,” tekan Anies.

Sekitar 2.000 siswa ikuti dua kategori ujian, yaitu secara offline dengan mengerjakan soal-soal yang disiapkan oleh panitia. Ada juga secara online, dimana siswa menjawab soal-soal ini melalui website LPPOM MUI Pusat.

Pantauan muidkijakarta.or.id, para siswa terlihat serius mengerjakan soal demi soal ini, meski ada yang sesekali bertanya ke pengawas ujian jika menemui kendala.

Direktur Eksekutif LPPOM MUI DKI Jakarta Bayu Jagatnata menjelaskan jika LPPOM MUI DKI Jakarta berbeda dengan daerah lain dalam menyelenggarakan Olimpiade Halal, yaitu dengan mengumpulkan siswa-siswa ke JCC untuk mengikuti Olimpiade ini. Sedang daerah lain, terfokus digelar di sekolah-sekolah.

“Hasil-hasil terbaik dari tingkat DKI Jakarta ini akan berkompetisi di level Nasional dan juga dengan negara tetangga yang juga ikut dalam Olimpiade Halal ini,” kata Bayu.

Hadiah utama Olimpiade kali ini adalah Umrah, sedangkan total hadiah Rp85 Juta. Proses pendaftaran 15 Juni – 28 Oktober 2019. Babak Penyisihan 19 Agustus – 15 November 2019.