Profesi yang tidak bersinggungan dengan Islam, agama yang dipeluknya sejak 13 Februari 2000 silam, tidak menghalanginya untuk berdakwah dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang luhur dan beradab. Betapa tidak? Ia yang bernama lengkap Jurjen Sebastiaan Aandewiel dan kemudian punya nama Islam: Muhammad Ichlas, pasca mualaf adalah seorang pebisnis yang menjual peralatan fotografi di perusahaan Transcontinenta. Hal ini karena ia memang pernah menempuh studi dalam bidang Lab.Kimia serta Fotografi.

jurjen2Lelaki yang lahir pada 3 Juni 1969  dan belum dianugerahi buah hati ini memiliki aktivitas dakwah Islam yang  berpengaruh di Denhaag, Belanda. Ia menjadi Ketua Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa (PPME) Cabang Denhaag. Di lembaga ini ia merintis jenjang organisasi dari bawah. Mulai dari sekadar pengunjung alias tamu pada Al-Moe’minoen, salah satu divisi PPME yang bergiat pada dakwah dan ceramah secara publik. Kemudian, ia terlibat menjadi anggota di dalamnya. Tidak berapa lama setelah itu, ia resmi menjadi pengurus di organisasi ini. Sejak ia masuk 1999, dan kemudian menjadi  anggota aktif hingga 2005, Jurjen kian dipercaya. Tak aneh, pada tahun 2010-2012 ia menjadi sekretaris dan wakil ketua PPME. Waktu bersalin rupa, dan pada tahun 2015 hingga sekarang, Jurjen menjadi ketua PPME.

Keterlibatan Jurjen sebagai salah satu pembicara dalam Konferensi Islam Internasional Jakarta yang digagas MUI DKI Jakarta kali ini, tentunya, akan membuka informasi banyak seputar dakwah Islam di negerinya, Belanda. (Muaz/sumber foto: akun FB Jurjen Aandewiel)