Muhammad artinya yang terpuji. Lihatlah akhlak mulia manusia terpuji ini: tiada banding, tiada tanding. Kepada binatang pun beliau berakhlak sedemikan luhurnya,  rela memotong belahan lengan jubah yang ditiduri kucingnya agar si kucing tetap terlelap tidur. Maa sya Allaah! Sanggupkah kita berbuat seperti itu? Dan beliau sayang kepada binatang layaknya menyayangi keluarga sendiri. Shalluu `alannabi! (Edisi Jelang Maulid Nabi SAW)

Mueeza adalah nama kucing kesayangan Nabi Muhammad SAW.  Suatu saat, di kala Nabi SAW hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai di atas jubahnya.

Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi SAW pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi SAW menerima tamu di rumahnya, Nabi SAW selalu menggendong Mueeza dan ditaruh di pahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah dia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi SAW berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri. Karenanya, Nabi SAW melarang umatnya untuk menyiksa kucing.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Umar, Nabi SAW bersabda, yang artinya: “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang diikatnya. Dia tidak memberinya makan dan tidak membiarkannya makan serangga bumi.”

Dalam riwayat lain dari Imam Bukhari, dijelaskan,“Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang dia kurung sampai mati. Dia masuk neraka karenanya. Dia tidak memberinya makan dan minum sewaktu. Mengurungnya. Dia tidak pula membiarkannya dia makan serangga bumi.”Rasulullah SAW telah melihat wanita yang mengikat kucing ini berada di neraka manakala beliau melihat surga dan neraka pada shalat gerhana.

Dalam hadits Shahih Bukhari dari Asma binti Abu Bakar bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: “Lalu Neraka mendekat kepadaku sehingga aku berkata, ‘Ya Rabbi, aku bersama mereka?’ Aku melihat seorang wanita. Aku menyangka wanita itu diserang oleh seekor kucing. Aku bertanya, ‘Bagaimana ceritanya?’ Mereka berkata, ‘Dia menahannya sampai mati kelaparan. Dia tidak memberinya makan dan tidak pula membiarkannya mencari makan.” Nafi’ berkata, “Menurutku dia berkata, ‘Mencari makan dari serangga bumi.”

Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir sebuah hadits Rasulullah SAW yang melihat seorang wanita yang mengikat kucing berada di neraka. Di dalamnya terdapat keterangan bahwa wanita itu berasal dari Bani Israil. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa wanita itu berasal dari Himyar. *** (RZK, dari pelbagai sumber)