Jakarta Pusat- MUI DKI harus membina umat. Demikian salah satu komitmen utama yang mencuat di Rapat Pleno I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 yang diselenggarakan di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Juli 2015.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum MUI DKI Jakarta, K.H. A. Syarifuddin Abdul Ghani,  MA, dalam arahannya, menyatakan agar program dan kegiatan MUI DKI Jakarta pada tahun ini dapat dirasakan umat, pembinaannya langsung ke umat. “Komisi Dakwah atau Komisi Ukhuwah diharapkan melakukan pembinaan muallaf dan diharapkan mempunyai data muallaf di Jakarta per kecamatan pada akhir tahun 2015 ini,” ujarnya.

Arahan  tersebut disambut baik oleh beberapa ketua dan sekretaris komisi.  Diawali oleh Hj. Nurdiati Akma, M.Si, Sekretaris Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga (PPRK) yang menyatakan bahwa ia di PPRK memiliki data daerah-daerah rawan pemurtadan di Jakarta yang harusnya menjadi perhatian dan garapan MUI DKI Jakarta juga.

Dr. K.H. Ahmad Syafi`i Mufid, MA, Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian (Litbang) menyatakan bahwa Komisi Litbang pada tahun 2015 ini tidak melakukan kegiatan di hotel, tetapi di masjid-masjid di Jakarta agar  MUI DKI Jakarta dapat berada di tengah-tengah umat dan program serta kegiatannya bermanfaat langsung untuk umat.

Sedangkan Ketua Komisi Fatwa, Dr. K.H. A. Luthfi Fathullah menyarankan agar MUI DKI Jakarta dapat merespon persoalan-persoalan umat dengan cepat berupa bimbingan melalui tanbih, taujih atau tadzkir karena jika melalui fatwa prosesnya bisa lama. *** (RZK)