Hujan deras dalam beberapa hari ini membuat banjir di sejumlah titik di DKI Jakarta. Salah satunya, wilayah Jakarta Barat.  Sadar bencana alam ini akan menimbulkan banyak  kerusakan dan kerugian, Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Jakarta Barat pun turun tangan membantu para korban banjir. Beberapa posko didirikan.

Posko tersebut, sebagaimana lansir posmetropolitan.com, akan mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak untuk disalurkan bagi korban banjir Jakarta. “Melihat kondisi warga yang terkena banjir kami terpanggil. Mereka sangat membutuhkan bantuan kebutuhan sehari-hari, seperti baju, sarung, selimut serta berbagai kebutuhan lain. Untuk itu kami berusaha mendirikan Posko, kami sediakan beras, mie instan dan beberapa kebutuhan sehari-hari,” jelas KH. Munahar Muchtar, Ketua Umum MUI Jakarta Barat di Kantor MUI lantai 4 Kantor walikota Jakarta Barat, Selasa 21/2/2017.

Untuk mempercepat penyaluran, posko-posko bantuan bagi korban banjir Jakarta didirikan di delapan wilayah kecamatan, sehingga siapapun yang akan membantu bisa disalurkan langsung di posko terdekat atau langsung di kantor MUI Jakarta Barat, di lantai 4 Kantor Walikota Jakarta Barat.

“Untuk sementara kami hanya bisa menyediakan beras , mie instan dan beberapa kebutuhan sehari-hari. Jika ada masyarakat yang mau berbagi bisa langsung disalurkan di posko terdekat,” lanjut Kyai Munahar.

Kyai Salim Thohir Sekretaris Umum MUI Kota Adm Jakarta Barat, selaku koordinator Posko MUI juga menyampaikan bahwa posko yang didirikan MUI Jakarta Barat, semata-mata untuk membantu para korban banjir, tidak ada tendensi politik ataupun kepentingan lain.

“Ini murni rasa kemanusiaan, rasa kepedulian ulama terhadap warganya yang sedang tertimpa musibah. Untuk itu bagi warga yang lain yang mau berbagi bisa langsung disalurkan di posko terdekat,” tegas Kyai Salto.

Apa yang dilakukan MUI Jakarta Barat menunjukkan bahwa para ulama tidak hanya mampu dakwah billisan, tapi juga dakwah bilhal. Apalagi, di tengah isu pilkada Jakarta yang kian riuh dan acapkali memojokkan peran ulama di lembaga MUI. (mz/sebagian sumber tulisan dikutip dari posmetropolitan.com)