Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta kembali menggelar wisuda Pendidikan Dasar Ulama (PDU) ke 7 dan Pendidikan Kader Ulama (PKU) ke 13 di Jakarta Islamic Center, Sabtu (21/1/2017).
Ketua Bidang Pendidikan MUI DKI Jakarta Kyai Thoyib menerangkan bahwa terdapat ratusan peserta PDU yang diwisuda pada periode ini. PDU Jakarta Pusat sebanyak 30 orang, Jakarta Utara 32 orang, Jakarta Selatan 23 orang, Jakarta Barat 20 orang dan Jakarta Timur 30 orang. Sementara PKU berjumlah 30 orang peserta wisuda.
“Alumni PDU dan PKU ini telah banyak mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat. Diantaranya ada yang menjadi Ustadz, Ustadzah, pengajar, bahkan ada juga yang tercatat sebagai PNS,” kata Kyai Thoyib.
Ketua Umum MUI DKI KH Syarifuddin Abdul Ghani dalam sambutannya mengatakan, wisuda ini bukan menjadi akhir dari proses Pendidikan , tapi juga awal dari perjuangan untuk mencerahkan Ummat.
‘Wisuda ini bukan sekedar akhir pendidikan, namun juga bisa diharapkan mampu mencetak penerus Ulama yang akhirnya menjadi penolong kita di akhirat,” kata Kyai Syarif.
Beliau menuturkan, banyak Ulama dan Kyai yang telah meninggal, namun tidak kemudian memiliki pengganti posisi yang ditinggalkan itu. Untuk itu, harapan pun disematkan kepada alumni PDU-PKU yang digelar MUI DKI ini. Lebih lanjut Ketua Umum MUI DKI ini menyatakan bahwa saat ini banyak Ulama hebat yang tidak mengabadikan ilmunya melalui tulisan. Untuk itu diharapkan bahwa para alumnus PDU-PKU tidak hanya menjadi pengganti Ulama yang menjadi “Speaking public” namun juga menjadi Ulama yang mengabadikan ilmunya dengan tulisan demi kemajuan Islam.
<Foto/Teks : Taufik. Ed Firman>