JAKARTA- Di hari ketiga penyelenggaraan Jakarta Islamic Education Fair (JIEF) 2017 (7/05/2017), Nyai  Hj. Osmena Gunawan, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Provinsi DKI Jakarta menyampaikan materi pada sesi Talkshow Edukasi Halal.

Menurutnya, sekarang ini,  umat Islam sedang dijajah, dilemahkan, oleh 5F : Film,  Fashion, Feight (melemahkan pemikiran dengan logika yang menyesatkan), Finance & Food. Dalam masalah food (makanan dan  minuman), masih belum banyak dari kaum Muslimin yang menyadari kandungan haram di dalam makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Dalam masalah fashion (pakaian, termasuk kosmetika) juga sama. Belum banyak yang menyadari, terutama di kalangan Muslimah, bahwa kosmetika yang mereka gunakan mengandung najis yang jika mereka berwudlu kosmetika najis yang digunakan di wajah tidak serta merta hilang semuanya. ”Inilah penyebab mengapa doa tidak diijabah oleh Allah SWT karena ketika berdoa di dalam shalat saja masih ada benda najis yang menempel di wajah!” Ujarnya prihatin.

Untuk itu, LPPOM MUI Provinsi DKI Jakarta sangat gencar melakukan eduksi halal ini kepada masyarakat agar dapat terhindar dari penjajahan atau pelemahan dari 5F ini, terutama dalam masalah food dan fashion, seperti di even JIEF 2017 ini.

DI JIEF 2017, LPPOM MUI Provinsi DKI Jakarta juga turut serta menyediakan informasi tentang proses sertifikasi halal dan produk-produk haram yang harus diperhatikan kaum Muslimin yang bersumber dari hewan babi di Stan MUI Provinsi Jakarta.  LPPOM MUI Provinsi Jakarta juga terbuka kepada siapa saja yang ingin bekerjasama dalam kegiatan eduksi halal ini. *** (RZK)