“Persaudaraan karena ikatan akidah itu lebih kuat dibandingkan persaudaraan karena ikatan nasab, karena persaudaraan berdasarkan nasab dapat terputus karena perbedaan akidah. Namun sebaliknya, persaudaraan karena ikatan akidah tidak terputus karena perbedaan etnis atau keturunan,” demikian jelas Imam Qurtubi dalam Tafsir-nya sebagaimana dikutip KH. Risman Muchtar dalam acara Semiloka Penguatan Kerjasama Ormas Islam Tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 13 Agustus 2015 lalu di Hotel Grand Cempaka. Untuk itulah, bagi pria yang kerap dipanggil Buya ini, menjalin persaudaraan dan silaturahmi itu begitu penting buat umat Islam. Terutama sekali dalam menghadapi tantangan ke depan yang kian kompleks.

foto komisi ukhuwah

Dalam agenda yang diadakan Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI DKI Jakarta tersebut, hadir pula KH. A. Syarifuddin Abdul Gani, MA. Sebagai Ketua Umum MUI DKI, beliau menyampaikan bahwa umat Islam di Jakarta semestinya tidak terbelah-belah. “Mari ormas Islam di Jakarta menyatukan visi demi tercapainya kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi, ” imbau KH. Syarif dalam sambutanya. Menurutnya, berjuang demi Allah itu tidak bisa sendiri-sendiri; melainkan mesti berjamaah dan beramai-ramai. Karena itulah, momen semiloka ini bagus untuk kembali merumuskan kembali visi ormas-ormas Islam di Jakarta.

Perhelatan yang dihadiri sejumlah pengurus MUI se-Jakarta dan elemen ormas-ormas Islam Jakarta ini berlangsung sukses. Sejak acara dibuka pada pukul 09.00 dan berakhir pukul  12.00, peserta tampak antusias. Terutama sekali pada saat sesi tanya-jawab dimana para peserta terlibat aktif. Sebagian peserta malah mengusulkan beberapa hal  srategis untuk Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI DKI Jakarta merumuskan  langkah-langkah taktis untuk penguatan ormas-ormas Islam di Jakarta. Kita tunggu saja realisasinya. Semoga terwujud. (Teks dan Foto : Muaz)