Pada acara Silaturahmi Pengurus MUI DKI Jakarta yang baru, masa khidmat 2013-2018, Kamis, 14 November 2013 di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta ada  satu pernyataan dari sambutan Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, KH. Ma`ruf Amin, yang membuat  hadirin tersenyum,  bahkan ada juga yang tertawa kecil. Termasuk Gubernur DKI Jakarta, Jokowi yang hadir bersama jajarannya.  Pernyataannya tersebut berbunyi:“Ulama mengurusi umat, bukan umat mengurusi ulama, apalagi menjadi urusan umat!”

Pernyataan KH. Ma`ruf Amin tersebut mengundang senyum dan tawa karena ada latar belakangnya yang diketahui oleh hadirin, yaitu adanya perselisihan internal di kepengurusan MUI DKI yang lama yang membuat MUI Pusat turut tangan untuk melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang berselisih. Namun karena upaya mediasi mengalami jalan buntu, MUI Pusat kemudian mengganti kepengurusan MUI DKI Jakarta yang lama dengan yang baru melalui mekanisme musyawarah daerah.

Melalui SK Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat No.: Kep-450/MUI/X/2013 tentang Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinisi DKI Jakarta Masa Khidmat 2013-2018 yang ditandatangani Ketua Umum, Dr. K.H. M.A. Sahal Mahfudh, dan Sekretaris Umum, Drs. H. M. Ichwan Sam, Kepemimpinan MUI DKI Jakarta pun telah berganti dari duet KH. Munzir Tamam, MA dan Dr. KH. Samsul Ma`arif beralih ke kepada KH. A. Syarifuddin Abdul Ghani, MA dan KH. Zulfa Mustofa MY, selaku Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Provinsi DKI Jakarta yang baru.  Ahlan, Pengurus MUI DKI Jakarta yang baru, umat menanti kiprahmu! *** (Rakhmad Zailani Kiki)