Puasa selama satu bulan merupakan ibadah utama yang dikerjakan umat Islam di Ramadhan. Sholat Tarawih dan membayar Zakat Fithrah, adalah ibadah lainnya yang khusus dikerjakan di bulan ini . Ibadah utama lainnya adalah membaca Al-Qur`an dan melakukan `itikaf, khususnya di sepuluh terakhir Ramadhan. Sedangkan keberkahan terbesar yang diharapkan oleh umat Islam adalah mendapatkan Lailatul Qadar. Ulama menganjurkan kepada kita bahwa jika ingin dapat berpuasa dengan benar dan mendapatkan keberkahan di bulan Ramadhan, maka ikutilah sunnah Rasulullah saw. Ikutilah bagaimana Rasulullah saw. sebagai Tuan Rumah Mulia menjamu Tamu Agungnya, Ramadhan. Untuk mengikuti sunnahnya ini, kita perlu mengetahui sosok Sang Tamu Agung dan sosok Rasulullah saw. Dengan mengenal keduanya maka banyak hikmah, banyak pelajaran, yang akan kita dapatkan untuk menjamu Sang Tamu Agung yang segera akan mendatangi kita ini. Terutama tentang sosok Rasulullah saw. sebagai Sang Makhluk Cahaya, atribut yang melekat dalam diri pribadi yang mulia ini, yang jarang diulas dan diangkat dalam membahas dirinya. Pentingnya membahas tentang sosok beliau sebagai makhluk cahaya tidak lain, yaitu: pertama, untuk mengingatkan bahwa kita hakekatnya adalah ruh, nurullah atau juga makhluk cahaya seperti Rasulullah saw. walau berbeda dalam terang-bederangnya; kedua, Agar kita dapat melayani Tamu Agung dengan ruh kita, dengan cahaya kita, bukan dengan jasad sebagai cangkangnya ruh yang inheren dengan hawa nafsu; dan ketiga, tampil sebagai ruh, sebagai makhluk cahaya, di bulan Ramadhan akan memudahkan kita untuk mendapatkan keberkahan Ramadhan, mendapatkan Lailatul Qadar. ((Bersambung)

(Rakhmad Zailani Kiki. Sumber: http://penaintelegensia.blogspot.co.id)