Ribuan Ibu-Ibu Majelis Taklim Hadiri Tabligh Akbar JIFEST 2019 (Foto: Fachry Hidayat)

JAKARTA – Jakarta Islamic Festival (JIFEST) pada hari kedua, Minggu (22/9/2019) dimulai dengan menghadirkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberikan tausiah kepada peserta Tabligh Akbar di Lapangan Ahmad Yani, Masjid Al Hikmah, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Usai beri sedikit tausiah, didampingi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta KH Munahar Muchtar dan Ketua DKM Al Hikmah H Rudyansyah Gani, Gubernur Anies resmikan Bazaar UKM.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Ustadz Zaitun Rasmin yang memberikan hikmah dan tausiah di akabr Tabligh Akbar Gema Muharram tersebut.

Ketua Wahdah Islamiyah itu menyapa penuh hangat seluruh hadirin. Ust Zaitun mengajak mengajak seluruh kaum muslimin terkhusus yang hadir untuk terus meningkatkan ketakwaan.

“Dari banyaknya kewajiban kaum muslimin dan muslimat, ada hal sangat penting adalah sikap seorang muslim yang benar benar bertakwa sehingga mendatangkan keberkahan, keadilan dan kemakmuran di negeri ini,” ungkap Ust Zaitun.

Beliau juga mengingatkan pada Jemaah yang berjumlah 7.500 orang itu untuk merasakan kenikmatan berupa keadilan yang diberikan setiap pemimpin negeri mulai dari level pemerintahan terbawah sampai kepada level pemerintahan tertinggi di negeri Indonesia tercinta ini.

Beliau mencontohkan bagaimana keadilan yang pernah disuguhkan oleh pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, negeri dan umatnya saat itu benar-benar Baldatun toyyibatun warabbun ghofur.

Ust Zaitun mengajak kepada seluruh yang hadir untuk terus melakukan pembinaan keimanan dan ketakwaan untuk menuju Jakarta yang sejahtera dan makmur sebagaimana yang dicita-citakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Maju kotanya bahagia Warganya.

Ketua Panitia JIFEST dan Gema Muharram Dr Deden Edi menerangkan, jika peserta Tabligh Akbar yang berjumlah ribuan ini berasal dari Majelis Taklim yang berada di wilayah DKI Jakarta yang dikoordinir langsung oleh Bidang Perempuan MUI DKI Jakarta.

Reporter : Dipo KI dan Tim Magang

Editor: Firman Qusnulyakin