Tidak diketahui dengan pasti kapan dan dimana Syaikh Mujitaba dilahirkan dan wafat. Hanya diketahui bahwa karena alimnya, Syaikh Mujitaba diberi gelar waliyullah oleh kaum muslimin di Tanah Suci. Banyak orang Betawi berguru kepadanya selama ia bermukim  dalam masa 40 tahun, namun belum ditemukan informasi tentang nama-nama murid Betawi beliau.

Karena sebelum ke Makkah Syaikh Mujitaba telah memiliki istri di Betawi, ia sering pulang ke Betawi. Setiap pulang, ia membawa barang daganganya dari Hijaz yang ia jual di Betawi, termasuk kitab-kitab agama. Selama di Betawi, ia menyempatkan diri mengajar,salah seorang murid Betawinya adalah Guru Manshur Jembatan Lima yang juga mengaji kepadanya saat Guru Manshur bermukim di Makkah. ***

(Rakhmad Zailani Kiki, Sumber: Genealogi Intelektual Ulama Betawi, Jakarta Islamic Centre, 2011)

 

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of